oleh

Kota Balikpapan Sepi Dalam Dua Hari

BALIKPAPAN,- Pemerinta Provinsi Kaltim terbitkan Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2021. Tentang  pelarangan  aktifitas masyarakat diluar rumah.

Pada Hari pertama pelaksanaan penghentian kegiatan masyarakat di akhir pekan di kota Balikpapan, suasana jalan-jalan di kota Balikpapan terlihat sepi.

Selama sabtu dan minggu, masyarakat diminta tetap di rumah dan tidak keluarga rumah tanpa keperluan mendesak.

Seperti pagi ini terlihat jalan di Ahmad Yani, Jenderal Sudirman dan pasar Klandasan sepi dari aktivitas.

Namun sejumlah pemukiman masih terlihat ada hilir mudik warga seperti di Kawasan Toko Utama jalan Mekarsari GSI, seperti penjualan sayuran diserbu pembeli. Namun relatif secara umum Toko tutup terutama di jalan utama Ahmad Yani, Jenderal Sudirman. Dalam pantaun di lapangan, ditemukan u toko kelontong di Jalan Jenderal Sudirman, Klandasan kedapatan buka sehingga ditutup petugas pol PP yang sedang melakukan patroli.

Baca Juga  Menparekraf Gandeng APMI Bahas Event Saat Pandemi

Pantauan di jalan lain seperti Gunung Pasir, Ahmad Yanu, s, sekitar perempatan Muara Rapak masih ramai. Bahkan angkuan kota warna biru, abu-abu dan kuning masih beroperasi meskipun tidak ada penumpangnya. Begitu pula jalan Sultan Hasanuddin Balikpapan Barat relatif sepi.

Sementara di pasar Pandansari, aktivitas relatif tutup hanya ada beberapa pedagang yang berani berjualan meskipun ada rencana penyemprotan disinfektan oleh petugas yang dij dihadiri kapolda dan panglima.

Baca Juga  Kopi Temanggung Menuju Pasar Dunia

Diketahui, Pemkot Balikpapan pada Jumat sore (5/02/2021) telah mengeluarkan kebijakan lockdown weekend dengan 12 poin penghentian kegiatan masyarakat di akhir pekan seperti penutupan pasar, transportasi public kecuali udara, dan laut antar pulau. Penutupan pusat perbelanjaan bahkan toko-toko usaha masyarakat.

Untuk pasar, Minggu (7/02) dibuka kembali namun pekan berikutnya sabtu dan minggu tutup. Namun untuk aktivitas tertentu tetap dibolehkan seperti UGD dan laboratoium rumah sakit, UGD klinik dan puskesmas 24 jam untuk pelayanan emergensi. Apotik, PMI, ambulan, Telkom, kebersihan, pemadam, pekerjaan jalan umum, dishub, satpol PP, TNI, Polri, Satgas Covid, angkutan logistic makanan dan obat emergency.

Baca Juga  Pemkot Balikpapan Terima Sumbang Ribuan Masker Dari Pertamina

Belum diketahui, sampai kapan kebijakan ini diberlakukan pemerintah kota Balikpapan, mengingat kasus harian covid masih diatas angka 100 kasus.(*/cr5)

 

Sumber : inibalikpapan.com

News Feed