oleh

Pemdes Api-Api Rancang Perdes Untuk Wisata

Penajam, Kaltim – Pemerinta Desa Api-Api Kecamatan Waru Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Provinsi Kalimantan Timur sedang menggodok Peraturan Desa (Perdes) tentang Wisata, terutama terkait pengembangan destinasi wisata Goa Kelelawar.

“Targetnya tahun ini Perdes tentang Rintisan Desa Wisata bisa kami tetapkan. Saat ini kami masih menghimpun masukan dari berbagai pihak,” ujar Kepala Desa Api-Api Budi Raharjo di desanya, Senin.

Dalam Perdes tersebut akan menetapkan beberapa hal, antara lain luasan kawasan wisata Goa Kelelawar, perlindungan goa, usaha dan atraksi wisata, serta pengelolaan objek wisata.

Baca Juga  PPKM Berbasis Mikro Kaltim Diperpanjang Hingga 22 Maret

Ia melanjutkan, pengelolaan wisata akan diserahkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat, sehingga dalam hal ini BUMDes akan memiliki kewajiban menyetor sebagian keuntungan untuk pendapatan desa, kegiatan sosial dan lainnya.

Menurut informasi warga setempat, lanjut Budi, di sekitar Goa Kelelawar terdapat binatang langka seperti banteng kaki putih dan macan dahan. Termasuk masih ada burung enggang.

Baca Juga  Petani Pisang Kaltim Kerja Sama Dengan Pengusaha Dari Bandung

Di dekat pintu masuk goa, lanjut Budi, terdapat sungai yang masih bening dan alami karena lokasi objek wisata tersebut jauh dari pemukiman penduduk. Di sungai itu banyak ikan lais batu.

“Jarak destinasi wisata Goa Batu dari jalan utama desa sepanjang 5,5 km. Dari panjang 5,5 km ini, 1,3 km jalannya sudah pengerasan, sedangkan selebihnya yang sepanjang 4,2 km masih berupa jalan tanah,” tutur Budi.

Baca Juga  Mengembangkan Wisata Waru di Kaltim

Untuk itu dia telah membuat proposal dan telah diserahkan ke Pemkab PPU, yakni meminta dukungan agar jalan tanah tersebut ditingkatkan ke pengerasan atau agregat.

“Proposal ini kami ajukan karena kami para kepala desa se-PPU waktu melakukan bincang santai dalam ‘Seruput Kopi bersama AGM’ (Bupati PPU) bulan lalu, bupati minta desa serius mengembangkan objek wisata dan membuat usulan pembangunan jalan,” ucap Budi. (*/cr5)

Sumber: kaltim.antaranews.com

News Feed